HMI MPO tuntut kadinkes kota bogor di copot

Senin, 11 november 2013, puluhan mahasiswa dari HMI MPO cabang bogor kemabali melakukan aksi terkait kasus meninggalnya warga miskin kota bogor akibat kelalaian pemrintah dalam melakukan pengawasan. akasi kali ini dilakukan mahasiswa di gedung dewan perwakilan rakyat kota bogor. para mahasiswa menuntut agar kasus meninggalnya ibu enih ini di usut dan di kawal oleh dewan perwakilan rakyat. para mahasiswa menilai jika dalam waktu dekat tak ada perbaikan dan perubahan terkait kasus ini maka sudah cukup bagi rakyat kota bogor untuk menilai dan mempercayai para pejabat daerah yang ada. mahasiswa juga sempat memblokir jalan sebagai bentuk dari perlawanan terhadap pemerintah yang lalai terhadap tugasnya, juga sebagai bentuk pemberitahuan kepada masyarakat kota bogor bahwa telah terjadi kesalahan pada pejabat pemerintah dalam hal ini dinas kesehatan tidak melakukan tugasnya dalam memberikan jaminan atas terjaminnya seluruh warga kota bogor mendapatkan pelayanan kesehatan secara merata,

Dalam aksi yang dilakukan siang hari itu juga para mahasiswa menilai bahwasanya rumah sakit yang ada di kota bogor tidak di peruntukan bagi warga. namun di prioritaskan bagi warga yang kaya dan berkecukupan. seperti tertera dalam spanduk aksi HMI menilai bahwasanya ” RUMAH SAKIT BUKAN UNTUK ORANG MISKIN”.

koordinator aksipun menjelaskan bahwasanya  meninggalnya ibu enih seharusnya tidak terjadi jika saja rumah sakit PMI mau meneraokan undang-undang no 36 thun 2009 itu. namun rumah sakit juga selalu berkilah bahwa tidak ada jaminan bagi pihaknya untuk memberikan pelayanan bagi warga miskin, jika pemerintah saja tidak mau melakukan pembayaran terhadap biaya pelayanan yang dikeluarkan rumah sakit. hal ini tentu saja berkaitan dengan anggaran kesehatan kota bogor yang dikelola dinkes. padahal 10 % dari apbd itu untuk kesehatan, dan anehnya lagi dinkes tiap tahun selalu ada silva. lalu dikemanakan uangnya? (koord.aksi).

usai melakukan orasi para anggota HMI pun diterima masuk dalam ruang rapat komisi D DPRD kota bogor untuk menyampaikan tuntutan atas kasus ini. dan dengan hasil bahwa anggota dewan siap mengawal kasus ini. maka puluhan mahasiswa pun menyudahi aksinya dengan melemparkan kembali statement, bahwa aksi mereka akan terus dialkukan sampai kasus ini benar-benar tuntas dan tuntutan mereka di perjuangkan. para mahasiswa pun menyatakan akan melaporkan kasus ini hingga ke pusat dalam hal ini mentri kesehatan RI jika pemerintah kota bogor tidak mau menyelesaikan kasus ini.(HJ)

This entry was posted in politik and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s