Mana Janjimu?

Demi bangsaku, tanah air tercinta,dengan jutaan pulau yang dimilikinya, dengan ratusan suku yang menghuninya, dengan bahasanya yang satu. Aku rindu bangsa ini di teriaki aksi revolusi. Aku rindu bangsa ini di aliri darah perjuangan membela kedaulatan. Akupun rindu bangsa yang berdauluat. Yang melahirkan para pejuang nan gigih, tanpa pamrih demi kesatuan bangsa.

Tapi, bangsaku. Kini kau di hianati anakmu sendiri. Mereka saling mencaci, mereka saling menumpahkan darah demi kepentingan pribadi. Mereka bahkan rela mengorbankan yang lainnya demi kepentingannya sendiri.

Bangsaku, kini kau telah dikotori para koruptor yang tak tahu diri, hilir mudik silih berganti bekedok kesejahteeraan. Bergantian merampok hartamu berkedok peminjaman. memiskinkan berkedok kemakmuran. Mengadili berkedok kebijaksanaan. Mereka semua mengotorimu.

Lantas siapa yang akan membelamu kini? Para pemudakah? Bayikah? Atau orang tua yang dulu gagah dan tegas meneriakan ganyang korupsi, hilangkan dikatator dan otoriter? Tidak bangsaku. Janji mereka yang dulu di ucap hanya sebatas janji. Kini mereka telah berprilaku mendua kepadamu. Mereka menggadaikanmu demi perutnya sendiri.

Ataukah siapa? Jika para pemuda  hari ini sudah lupa janjinya yang di ucap 85 tahun yang lalu. Bagaimana bangsaku. Masihkah kau melahirkan para pemuda itu? Masihkah kau merelakan hartamu di gadaikan demi perut kepentingan berkedok persatuan?

Aku..bangsaku. aku sedih ketika semua itu terjadi padamu, dan pada pemuda sekarang. Haruskah aku teriakan dalam hatinya janjinya dulu? Haruskah? Haruskah aku teriakan “MANA JANJIMU DOELU”?

Aside | This entry was posted in politik and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s